1.630 siswa SMK Muhda ikuti PTS Daring

(Info Muhda, 16/09/2020) Pelaksanaan¬†Penilaian Tengah Semester Gasal 2020 SMK Muhammadiyah 2 Karanganyar dilakukan secara Daring (online) dengan Aplikasi Bimasoft. Aplikasi yang bisa diunduh di playstore dengan nama “CBT SMK Muhammadiyah 2 Karanganyar” ini telah digunakan di kampus Rewang sebelum pandemi C-19 ada. Oleh karena itu ketika turun edaran kebijakan ujian daring dalam rangka antisipasi penyebaran virus Corona atau Covid-19 di Satuan Pendidikan Provinsi Jawa Tengah siswa tidak canggung lagi.

Meskipun demikian, guna kelancaran PTS Gasal dilakukan uji coba 2 kali pada tanggal 10 dan 11 September 2020 agar siswa lebih mengenal sistem/ aplikasi ini terutama siswa kelas X. Uji coba ini diikuti seluruh siswa kelas X dan XI.

PTS online di SMK yang jumlah muridnya terbesar se-Kab Karanganyar ini dilaksanakan Senin sampai Jumat, 14-18 September 2020 dan diikuti sebanyak 1.630 siswa yang terbagi dalam 4 Kompetensi Keahlian, yakni Akuntansi dan Keuangan Lembaga, Otomatisasi dan Tata Kelola Perkantoran, Bisnis Daring dan Pemasaran, dan Tata Boga.

Terkait siswa yang tidak memiliki HP ataupun terkendala jaringan maka sekolah memberikan fasilitas dengan menyediakan lab komputer untuk mengerjakan PTS. Tercatat ada 18 siswa yang mengerjakan PTS di lab komputer sekolah dengan protokol kesehatan serta pengawasan dari sekolah.

Kegiatan ini semakin memantapkan SMK Muhammadiyah 2 Karanganyar dalam menyiapkan putra putrinya yang akan hidup di era yang serba digital, sekaligus mendukung percepatan Karanganyar sebagai Smart Regency.

Pada kesempatan sebelumnya, guna menunjang kelancaran pembelajaran pada masa pandemi sekolah membuat kebijakan untuk mendistribusikan secara gratis paket data kepada seluruh siswa non PIP/ BSM. Masing-masing siswa mendapatkan kuota data senilai Rp.50.000 tiap bulan. Hal ini menurut Kepala SMK Muhammadiyah 2 Karanganyar, Muzaiyin Arifin, SE., MM. merupakan bentuk kepedulian sekolah terhadap siswa selama pandemi mengingat banyak orang tua siswa yang terdampak corona.

(Rep: Bayu Eska D/ Editor: Ismail S)